Safari Panggilan : Saat Umat dan Frater Berjumpa, Menyalakan Harapan Panggilan Imamat

KOMSOS. PURBOWARDAYAN – Gereja Santa Perawan Maria Purbowardayan, Surakarta (Paroki Purbowardayan) berhasil menyelenggarakan Perayaan Ekaristi Safari Panggilan Frater yang berlangsung dengan penuh sukacita dan antusiasme umat pada hari Minggu, 1 Maret 2026

Bapak Yulius selaku Ketua Dewan Paroki II menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik

“Puji Tuhan, acara Safari Panggilan kemarin bisa berjalan dengan baik, lancar, dan aman. Sambutan umat Purbo amat sangat baik,” ungkap Bapak Yulius.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang terlibat, mulai dari DPPH, liturgi (prodiakon, misdinar, lektor, tatib), pewartaan, komsos, rumah tangga, sound system, ibu pasturan, keamanan, parkir, hingga koster. Meski hanya melalui satu kali rapat koordinasi, kerja sama antar-seksi berjalan sangat solid sehingga seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dengan tertib dan tepat waktu.

Menurut Bapak Yulius, Safari Panggilan merupakan salah satu cara konkret dalam mempromosikan dan menumbuhkan kesadaran akan panggilan hidup membiara, khususnya panggilan imamat yang saat ini sangat dibutuhkan Gereja. Kegiatan ini dikemas secara ringan, menarik, dan informatif sehingga mudah diterima umat, terutama kaum muda dan keluarga Katolik.

Melalui sharing langsung dari para frater, umat mendapat gambaran nyata tentang kehidupan di seminari, pergulatan rohani, serta perjuangan para calon imam. “Kami berharap kaum muda yang merasa terpanggil tidak perlu takut untuk mencoba menanggapi panggilannya, karena para frater pun manusia biasa yang punya kelebihan, kekurangan, bisa jatuh cinta, bisa kecewa, dan tetap berproses,” jelasnya.

Antusiasme umat terlihat jelas dari kehadiran dalam Misa Safari Panggilan serta tingginya minat terhadap penjualan kaos seminari. Meski tidak ada penggalangan dana khusus saat misa—karena umat sudah rutin memberikan sumbangan dana seminari setiap bulan—dukungan umat tetap terasa kuat. “Umat Paroki Purbowardayan adalah umat yang sangat mencintai para romo dan calon romo,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, hadir 36 frater—4 frater dari tim dana usaha dan 32 frater dari tim koor serta keroncong—serta lima romo termasuk Rektor Seminari Tinggi. Kehadiran para romo yang memiliki kedekatan dengan paroki semakin mempererat suasana kekeluargaan. Para frater juga berkesempatan mengunjungi rumah Fr. Diego di lingkungan St. Benedictus A5 sebelum melanjutkan rangkaian acara.

Sebagai pesan utama, Bapak Yulius menegaskan beberapa hal penting: kaum muda ditantang untuk berani menanggapi panggilan, keluarga diminta mendukung dan tidak menghambat anak-anak yang merasa terpanggil, umat diajak terus mendoakan para imam dan calon imam, serta para romo diharapkan senantiasa memberi teladan sebagai pribadi yang bahagia, bijaksana, penuh kasih, dan rendah hati.

Ke depan, ia berharap kegiatan Safari Panggilan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan kreativitas yang semakin berkembang. Kegiatan promosi panggilan diharapkan lebih menyasar OMK, PIR, dan misdinar. Selain itu, ia mengusulkan adanya Ibadat Sabtu Imam di setiap lingkungan sebagai bentuk doa khusus bagi perkembangan panggilan imam, serta melanjutkan dukungan dana seminari sebagai wujud nyata kepedulian umat terhadap pendidikan calon imam Gereja.

WhatsApp
Twitter
Facebook

Post a comment